Rektor Universitas Medan Area (UMA) Prof Dr H Ali Ya’kub Matondang mengatakan, UMA besar karena wartawan. Tanpa wartawan, UMA tidak akan dikenal oleh masyarakat. Wartawan adalah elemen penting dalam kemajuan yang dicapai UMA di usianya yang sudah memasuki 25 tahun.
Hal itu dikatakan Rektor saat bersama Pimpinan Yayasan Pendidikan Haji Agus Salim (YPHAS) dan pimpinan UMA menggelar silaturahmi dengan wartawan unit kampus di Restoran Lembur Kuring Jalan T Amir Hamzah Medan, Selasa (22/1).
Hadir dalam silaturahmi itu Bendahara YPHAS Drs HM Erwin Siregar MBA, Sekretaris HM Akbar Siregar, Pembantu Rektor (PR) I UMA Drs H Heri Kusmanto MA, PR II Ir Hj Siti Mardiana MSi, PR III Ir Zulheri Noor MP, para dekan dan ketua program studi pascasarjana di lingkungan UMA, dan Humas Dra Hj Ermawati Harahap MAP.
Di hadapan wartawan, Rektor mengakui, kemajuan yang dicapai UMA tidak terlepas dari manajemen keakraban yang diterapkan selama ini. Yakni akrab dengan sivitas akademika, akrab dengan masyarakat, maupun wartawan. “Jika manajemen keakraban terbangun, semua persoalan dapat diselesaikan. Inilah yang membuat UMA tetap kondusif dan mampu melaksanakan program-programnya,” ucap mantan Rektor IAIN Sumut ini.
Hal senada juga dikatakan Bendahara YPHAS HM Erwin Siregar. Menurutnya, dari awal berdiri UMA sejak April 1983 lalu, pimpinan UMA tetap menempatkan wartawan sebagai elemen penting. Memasuki usia ke-25 ini, Erwin mengatakan, UMA telah mengubah struktur Humas, yang dulu di bawah PR II kini langsung di bawah Pusat Informasi dan Kerjasama (PIK).
“Pengubahan struktur humas ini merupakan komitmen kami untuk lebih menjalin jaringan yang intensif dengan media/wartawan,” tandas putra kandung pendiri UMA Drs H Agus Salim Siregar ini.
Sedangkan PR III UMA Zulheri Noor kepada wartawan mengatakan, untuk merayakan dies natalis ke-25, UMA menggelar berbagai kegiatan. Kegiatan itu berupa pengabdian kepada masyarakat, seminar internasional, lomba olahraga antar-sivitas akademika, festival band, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Kegiatan itu digelar mulai Januari hingga Agustus 2008. Sedangkan acara puncak digelar 29 April mendatang di kampus I UMA Jalan Kolam Medan Estate. Dijadwalkan pada acara puncak akan dihadiri Mendiknas Prof Bambang Sudibyo,” kata Zulheri.
Sebelum acara puncak, pada 12 April di Hotel Garuda Plaza, dijadwalkan juga UMA bakal menggelar seminar internasional bertajuk “Ekonomi Kerakyatan dalam Perspektif Syari’ah”. Dengan menghadirkan pembicara pakar perbankan syariah nasional dari Jakarta, Dr HM Antonio Syafii, pakar ekonomi Islam dari Universiti Sains Malaysia (USM), dan praktisi perbankan dari Bank Indonesia Medan, Dr Romeo Rissal Pandjialam MA.
Berkaitan dengan perayaan dies natalis ke-25 UMA ini, Zulheri yang juga Ketua Panitia Dies Natalis, mengimbau para alumni UMA yang berjumlah 13 ribuan agar berpartisipasi dalam berbagai kegiatan yang bakal digelar.
Hal itu dikatakan Rektor saat bersama Pimpinan Yayasan Pendidikan Haji Agus Salim (YPHAS) dan pimpinan UMA menggelar silaturahmi dengan wartawan unit kampus di Restoran Lembur Kuring Jalan T Amir Hamzah Medan, Selasa (22/1).
Hadir dalam silaturahmi itu Bendahara YPHAS Drs HM Erwin Siregar MBA, Sekretaris HM Akbar Siregar, Pembantu Rektor (PR) I UMA Drs H Heri Kusmanto MA, PR II Ir Hj Siti Mardiana MSi, PR III Ir Zulheri Noor MP, para dekan dan ketua program studi pascasarjana di lingkungan UMA, dan Humas Dra Hj Ermawati Harahap MAP.
Di hadapan wartawan, Rektor mengakui, kemajuan yang dicapai UMA tidak terlepas dari manajemen keakraban yang diterapkan selama ini. Yakni akrab dengan sivitas akademika, akrab dengan masyarakat, maupun wartawan. “Jika manajemen keakraban terbangun, semua persoalan dapat diselesaikan. Inilah yang membuat UMA tetap kondusif dan mampu melaksanakan program-programnya,” ucap mantan Rektor IAIN Sumut ini.
Hal senada juga dikatakan Bendahara YPHAS HM Erwin Siregar. Menurutnya, dari awal berdiri UMA sejak April 1983 lalu, pimpinan UMA tetap menempatkan wartawan sebagai elemen penting. Memasuki usia ke-25 ini, Erwin mengatakan, UMA telah mengubah struktur Humas, yang dulu di bawah PR II kini langsung di bawah Pusat Informasi dan Kerjasama (PIK).
“Pengubahan struktur humas ini merupakan komitmen kami untuk lebih menjalin jaringan yang intensif dengan media/wartawan,” tandas putra kandung pendiri UMA Drs H Agus Salim Siregar ini.
Sedangkan PR III UMA Zulheri Noor kepada wartawan mengatakan, untuk merayakan dies natalis ke-25, UMA menggelar berbagai kegiatan. Kegiatan itu berupa pengabdian kepada masyarakat, seminar internasional, lomba olahraga antar-sivitas akademika, festival band, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Kegiatan itu digelar mulai Januari hingga Agustus 2008. Sedangkan acara puncak digelar 29 April mendatang di kampus I UMA Jalan Kolam Medan Estate. Dijadwalkan pada acara puncak akan dihadiri Mendiknas Prof Bambang Sudibyo,” kata Zulheri.
Sebelum acara puncak, pada 12 April di Hotel Garuda Plaza, dijadwalkan juga UMA bakal menggelar seminar internasional bertajuk “Ekonomi Kerakyatan dalam Perspektif Syari’ah”. Dengan menghadirkan pembicara pakar perbankan syariah nasional dari Jakarta, Dr HM Antonio Syafii, pakar ekonomi Islam dari Universiti Sains Malaysia (USM), dan praktisi perbankan dari Bank Indonesia Medan, Dr Romeo Rissal Pandjialam MA.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar